PERTANYAAN MENDASAR UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN


Bagi kebanyakan organisasi bisnis pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan dan secara menguntungkan adalah suatu keharusan yang tidak dapat di tawar. Sebab begitu penjualan organisasi berhenti bertumbuh secara menguntungkan selama beberapa periode berturutan maka dapat di katakan bahwa bencana sudah berada di depan mata.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang harus terlebih dahulu di jawab sebelum kita membahas lebih jauh cara-cara meningkatkan penjualan:

1.     Apakah organisasi memiliki sumber daya (kekuatan / kemampuan) yang cukup untuk mencapai pertumbuhan yang di harapkannya?

2.    Apakah organisasi memiliki keinginan dan disiplin yang kuat untuk memenuhi keinginannya dan betul-betul memaksimalkan potensi pertumbuhan penjualan yang dimilikinya?

3.    Apakah pasarnya memungkinkan dengan memperhitungkan (a) Market size (besar pasar saat ini) dan (b) Market Potential nya (potensi pasar secara maksimal bila semua prospek membeli atau mengkonsumsi produk) dan (c) Peta Persaingan yang ada serta kekuatan organisasi?

Penting untuk dipahami adalah bahwa KEINGINAN untuk terus bertumbuh serta tingkat pertumbuhannya  harus disesuaikan dengan KEMAMPUAN organisasi pada suatu waktu tertentu agar Keinginan atau IMPIAN bukan menjadi sekedar MIMPI atau sesuatu yang tidak realistis serta berada di luar kendali bahkan membuat semua yang terkait kehilangan motivasi hingga kehilangan kepercayaan diri.

Perlu di ingat juga bahwa tidak sedikit organisasi organisasi bisnis yang tidak memiliki ambisi untuk memaksimalkan potensi pertumbuhannya. Contohnya adalah organisasi yang pemiliknya memindahkan fokus ke kegiatan atau investasi lain yang dinilai lebih menguntungkan sehingga membatasi sumber daya di bidang yang tidak menarik perhatiannya.  Atau organisasi yang menilai industri nya memasuki masa 'sunset' alias kemunduran karena berbagai alasan.

Beberapa pimpinan perusahan multi-nasional juga kabarnya ada yang secara sadar 'mengatur' pertumbuhan organisasi yang dipimpinnya dibawah potensi yang sesungguhnya agar setiap tahun menunjukkan tingkat pertumbuhan sedikit diatas pertumbuhan total organisasi di tingkat globalnya. Umumnya hal ini di dorong oleh pertimbangan office politics yang tidak etis tanpa memperhitungkan kepuasan bekerja dan rekam jejak karir anggota tim yang dipimpinnya.

4 PERTANYAAN PENDORONG KREATIFITAS & PRESTASI

Banyak orang yang terperangkap dalam rutinas kerja dan keseharian sehingga menjadi sedemikian terprogram dan perlu berjuang keras untuk melahirkan innovasi yang diperlukan untuk menumbuh-kembangkan usahanya.

Dibawah ini adalah pertanyaan yang perlu di jawab secara tertulis dan secara berkala untuk melahirkan ide baru, meningkatkan effisiensi, dan meningkatkan produktifitas. Jawaban harus secara tertulis agar benar2 merupakan jawaban yang sudah di pikirkan matang2.  Perlu dilakukan secara berkala agar tidak kehilangan waktu yang sangat berharga untuk melahirkan innnovasi yang bermanfaat bagi organisasi:
  1. Apa kegiatan yang sudah atau sedang di lakukan yang bisa di kurangi tanpa mengurangi output kerja?
  2. Apa kegiatan yang sudah atau sedang di kerjakan yang bisa di hentikan tanpa mengurangi output kerja?
  3. Apa kegiatan yang sudah atau sedang di kerjakan yang perlu di tingkatkan kualitas dan atau intensitasnya untuk meningkatkan output kerja?
  4. Apa kegiatan yang belum pernah di lakukan yang perlu di lakukan untuk meningkatkan output kerja?

Bila di simak maka sebenarnya:


  1. Pertanyaan butir (1) dan (2) adalah untuk MENINGKATKAN EFFISIENSI karena kita di ajak untuk melihat apa yang sebenarnya tidak perlu dilakukan karena kurang atau tidak effektif.
  2. Pertanyaan butir (3) dan (4) adalah memberikan jawaban bagaimana MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS.
Selamat berinnovasi, meningkatkan effisiensi, dan meningkatkan produktivitas.

SUKSES DENGAN TOTALITAS SEMBILAN AS DALAM BEKERJA



TOTALITAS adalah kata kunci untuk mencapai keberhasilan dalam bidang apapun.  Saya percaya bila kita bekerja secara TOTAL maka akan memperbesar peluang kita untuk sukses. Untuk itu saya memperkenalkan 9 AS dibawah ini




KERJA CERDAS
Tidak semua hal harus di kerjakan sendiri. Harus berani mendelegasikan sebagian dari tugas ke subordinates yang tepat. Untuk itu kita harus terus berusaha meningkatkan kemampuan anggota tim kita dengan menduplikasi pengetahuan serta pengalaman kita ke subordinates agar kita bisa mengerjakan hal lain yang lebih menantang.


KERJA KERAS
Suka atau tidak suka kita harus bekerja lebih atau 'do extra milleage' bila mau lebih unggul dibanding orang lain. Hampir semua orang sukses dalam berkarir dapat di pastikan bekerja tidak kurang dari 60 jam dalam seminggu sejak awal berkarir. Bagaimana bisa mengharapkan hasil yang luar biasa kalau kerjanya bias biasa saja?     


KERJA JELAS

Adalah penting untuk mendemonstrasikan apa yang sudah dan sedang kita kerjakan kepada semua orang yang berperan dalam peningkatan karir kita.  Hal ini bisa dilakukan dengan secara berkala mengirim laporan, secara tertulis maupun secara lisan, ke atasan. Dengan atau tanpa di minta atasan usahakan untuk demonstrasikan penguasan pasar, kemampuan mengumpulkan data serta informasi, kemampuan menganalisa situasi, kemampuan melihat peluang dan ancaman, hingga kemampuan memecahkan masalah. 

Jangan takut kelihatan kekurangan kita dengan mengirim laporan. Ambil positif nya saja. Kalau apa yang dilaporkan dinilai bagus maka itu sangat baik sekali. Kalapun atasan lantas banyak mengkritik laporan kita maka tandanya kita mendapat perhatian atasan dan bisa semakin meningkatkan kemampuan kita.


KERJA TUNTAS
Bekerjalah dengan penuh kesungguhan dan hingga tuntas tanpa ada yang tertinggal atau terlupakan secara sadar. Menunda penyelesaian masalah atau pekerjaan bukanlah hal yang bijak karena cenderung membuat permasalahan menjadi semakin rumit dari yang seharusnya. Jangan pernah berharap waktu akan menyelesaikan masalah dengan sendirinya. Jangan meninggalkan bom waktu.


KERJA BERKWALITAS
Jangan asal asalan dalam bekerja. Kerjakan semua tugas dengan penuh kesungguhan dan secara bertanggung jawab.  Berusahalah untuk selalu melampaui harapan pemberi tugas. Lakukan ini secara konsisten agar menjadi 'trademark' diri.


KERJA IKHLAS
Jangan pernah merasa terbebani dengan apa yang kita kerjakan.  Berusahalah untuk mencintai apa yang kita kerjakan. Sebab hanya mereka yang sudah berada di posisi puncak yang bisa memilih untuk melakukan apa yang dicintainya. Jadikan pekerjaan sebagai hobby dan sebagai sesuatu yang membahagiakan sehingga kita tidak terlalu perhitungan dalam bekerja. Bekerja maksimal adalah suatu kewajiban. Jangan bertany apa yang kita dapat dari perusahaan tetapi tanyalah apa yang perusahan dapat dari kita. Apa yang kita berikan pada perusahaan.


KERJA ANTUSIAS
Antusiasme merupakan energi positif yang mudah menular ke orang orang di sekitar kita. Miliki semangat atau gairah yang luar biasa terhadap apa yang kita kerjakan. Antusiasme membuat kita selalu bersemangat dan tidak pernah merasa lelah. 


KERJA TEGAS
Jangan ragu dalam bertindak. Harus berani mengambil sikap dan keputusan yang tepat secara tepat waktu. Jangan terus menunda atau bahkan plin-plan.  Katakan tidak bila harus berkata tidak.  Katakan ya bila harus berkata ya.  Harus berani mengatakan yang sebenarnya walau kadang menyakitkan bagi orang lain. Jangan menghindari masalah dengan menunda-nunda atau membuat keputusan yang tidak baik dan tidak benar alias demi popularitas semata.
 

KERJA DENGAN INTEGRITAS
Apa yang kita kerjakan harus selalu sesuai dengan apa yang kita ucapkan, sepakati, janjikan, yakini serta sesuai hukum, moral, etika, maupun aturan. Semakin tinggi jabatan seseorang semakin penting baginya untuk mendemonstrasikan bahwa dirinya layak untuk di percaya.





    Selamat mengukir prestasi dengan tinta emas.

SASARAN & NILAI INTI SEBAGAI BEKAL SUKSES

Banyak orang melupakan pentingnya menetapkan sasaran kerja dan memiliki Nilai Inti yang tepat sebagai langkah awal mengukir sukses dalam berorganisasi maupun dalam menata kehidupan.  

Dibawah ini adalah Sasaran dan Nilai Inti yang saya jadi pegangan dalam berkarya dan senantiasa saya coba tularkan ke semua anggota yang pernah menjadi bagian dari tim saya. Saya sangat meyakini bahwa Sasaran dan Nilai Inti yang saya adopsi adalah pegangan saya dalam mengukir prestasi selama bekerja sebagai professional sejak tahun 1989. Sasaran dan Nilai Inti ini juga sudah berhasil mencetak banyak Manager handal di bidang FMCG.

Saya percaya ke lima sasaran dan Nilai Inti yang saya tampilkan dibawah ini adalah sesuatu yang bisa di terapkan di dalam segala aspek kehidupan dan terutama dalam konteks berorganisasi karena filosofi dasarnya yang bersifat universal, yaitu membuat hidup orang lain lebih mudah dan lebih indah. Silahkan di adopsi atau di adaptasi.





FUNDAMENTAL KEBERHASILAN


Kita sering mendengar orang berkata banyak jalan menuju Roma. Maksud nya adalah banyak jalan untuk mencapai sukses.  Memang demikian adanya.

Tahukah anda bahwa dari berbagai jalan menuju sukses satu hal yang pasti adalah bermula dari KEYAKINAN seseorang. Keyakinan akan sangat menentukan NILAI NILAI yang dijadikan pegangan dalam hidup seseorang. Keyakinan dan Nilai Nilai kehidupan yang di anut seseorang akan menentukan POLA BERPIKIR seseorang yag lebih lanjut akan sangat menentukan SIKAP dan MENTAL seseorang terhadap sesuatu. Sikap pada akhirnya akan menentukan apa yang DILAKUKAN  seseorang. Nah apa yang di lakukan seseorang inilah yang kelihatan secara kasat mata sebagai hal yang sangat menentukan siapa seseorang saat ini dan dimasa mendatang.




Bila seseorang yakin bahwa dirinya adalah penuh potensi dan pasti jadi orang sukses maka nilai2 hidupnya pastilah menggambarkan keyakinannya tersebut. Demikian pula Pola Berpikir nya, SIkap nya, hingga perilakunya.  Makanya tidak heran kalau kemudian seseorang itu bisa mencapai sukses. Karena memang memprekondisikan dirinya untuk sukses dan disipli di jalur sukses.

Ayo renungkan apa yang perlu di ubah dalam diri kita agar bisa mencapai sukses yang lebih.

BELAJAR DARI FLORA DAN FAUNA

Kita bisa belajar dari mana saja selama kita mau belajar. Termasuk dari hewan dan tumbuhan. Bila waktu memungkinkan saya akan membahas apa yang bisa dipelajari dari Semut, Burung Elang, Angsa, Bambu, dan pohon Kurma.

Silahkan mengunjungi blogspot saya kembali dikemudian hari untuk mendapatkan postingan pembelajaran dari flora dan fauna.

MEMILIH DISTRIBUTOR atau PENYALUR EKSKLUSIF

Tidak banyak perusahaan yang beruntung bisa memiliki infra-struktur dan sumber daya internal yang memungkinkan perusahaan mampu menangani seluruh rangkaian kegiatan bisnis tanpa melibatkan organisasi lain.

Umumnya perusahaan memilih untuk fokus pada satu atau beberapa keunggulan komparatif yang di miliki dan merangkul perusahaan lain yang lebih mampu untuk mengerjakan kegiatan atau fungsi tertentu lainnya yang bisa dikerjakan secara lebih effisien dan atau lebih baik oleh mitra perusahaannya.

Tantangan utama dalam memasarkan produk adalah mendistribusikan produk yang tepat secara tepat pada waktu yang tepat sesuai penawaran produk dan sasaran pembeli maupun konsumennya. Karenanya adalah sangat penting memilih distributor yang dapat diandalkan terutama untuk pasar tujuan ekspor.

Secara garis besar pemilihan Distributor harus mempertimbangkan:

1. Capital & Collateral
2. Coverage & Competency
3. Chemistry
4. Compatibility
5. Confidence
6. Character
Dari perusahaan yang dipertimbangkan untuk menjadi Distributor


CAPITAL & COLLATERAL
Penyalur harus memiliki kecukupan modal dan jaminan sesuai dengan skala operasional atau potensi penjualan di areanya.  Artinya harus memiliki dan cukup untuk (1) menyiapkan stock barang untuk dijual  dalam jumlah yang cukup dengan memperhitungkan minimum stock, lead time, dan proyeksi penjualan (2) memberikan pembayaran kredit ke pelanggannya (3) menyediakan fasilitas pendukung operasional seperti kantor, gudang, sistem operasional, kendaraan untuk mengirim barang, dan karyawan yang handal.


COVERAGE & COMPETENCY
Basis pelanggan (Customer Base), Jumlah Pelanggan Aktif (Active Customers), kelengkapan dan kemampuan tim di area yang akan di percayakan sangat menentukan dalam pemilihan penyalur. Tentunya bukan sekedar jumlah pelanggan namun juga harus merupakann pelanggan karakternya yang sesuai dengan karakter produk yang mau di distribusikan.  


CHEMISTRY
Kenyamanan dalam bekerja sama adalah hal yang mutlak.  Harus bisa saling percaya dan bekerja sama dengan prinsip 'win-win solution'  terutama karena dalam perjalanan bekerja sama pasti akan ada perselisihan karena sudut pandang dan keentingan yang tidak mesti sama.


COMPATIBILITY
Sistim  pelaporan yang di gunakan calon distributor juga menjadi hal yang menentukan sebab principal pasti akan membutuhkan sistim pelaporan yang  kompatibe dengan sistim informasi yang di gunakan oleh pincipal.  Beberapa principal yang sudah besar nilai penjualannya bahwa bisa mewajibkan calon distributornya untuk mengadopsi sistim informasi yang di bakukan.


CONFIDENCE
Syarat mutlak untuk menjadi distributor adalah memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap principal dan produknya. Demikian juga sebaliknya principal harus yakin dengan kemampuan salon distributornya. Jadi harus saling percaya satu dengan lainnya


CHARACTER
Tidak kalah penting adalah kecocokan secara karakter dari pengelola distributor baik pemilik ataupun professional yang di percaya pemiliknya.  Artinya menyangkut keyakinan, nilai inti, pola berpikir, sikap dan tindakan2 calon distributor juga menjadi pertimbangan penting. 


Semoga penjelasan diatas berguna dalam membantu pemilihan distributor anda. Budayakan berbagi.